Menu

Inilah Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan dan Kiri

Hai guys, pernahkan kalian mengalami telinga kalian tiba tiba berdenging? Pasti pernah ya, hampir setiap manusia pernah mengalami hal tersebut. Dan yang sering menjadi pertanyaan adalah sebenarnya mengapa telinga kita bisa berbunyi ‘Nging’ secara tiba tiba tanpa kita mengetahui penyebabnya. Ada beberapa hal yang memaknai telinga berdenging tersebut, mulai dari primbon, dalam agama islam, serta berdasarkan pengamatan dokter. Bila kalian ingin mengetahui arti telinga berdenging, maka kalian harus membaca artikel ini hingga selesai.

Telinga Berdenging Menurut Primbon

Primbon Jawa memang telah lama dikenal dan dahulu dipakai sebagai acuan dalam berbagai hal. Dapat dikatakan buku primbon ini dipakai oleh orang Jawa terdahulu untuk mengetahui makna sesuatu yang dialaminya. Seperti halnya telinga berdengung, makna sebuah mimpi, jodoh, nasib, hingga sebuah kejadian tertentu. Buku primbon ini ditulis berdasarkan pengalaman orang terdahulu, jadi tidak asal asalan saja menulisnya. Walaupun berdasarkan sebuah pengalaman pendahulunya, tak jarang ada sebagian makna yang tertulis pada primbon ini menjadi kenyataan loh guys. Meskipun sekarang telah menginjak tahun 2017, dan jaman sudah serba modern, masih banyak kok yang menjadikan primbon ini sebagai pedoman mereka. Primbon tersebut bukan hanya menjadi pedoman para orang Jawa kuno yang tinggal dipedesaan guys, bahkan orang kota yang lekat dengan modernisasi juga menggunakannya. Makna telinga berdenging menurut primbon dibedakan berdasarkan waktu kejadiannya. Bila telinga kiri berdenging diwaktu pagi hari bermakna akan ada tamu yang berkunjung kerumah, sedangkan sebelah kanan bermakna orang yang mengalaminya akan diperbincangkan orang lain, alias digosipin gitu hehe. Jika terjadi pada siang hari bermakna akan sakit untuk telinga kiri dan ada saudara jauh yang akan datang untuk telinga kanan. Tetapi bila berdengung pada malam hari baik itu telinga kanan maupun kiri akan mendapatkan keberuntungan yang besar.

Telinga Berdenging Menurut Agama Islam

Setelah kita mengetahui makna dari telinga berdengung berdasarkan primbon, kini kita akan membahas arti telinga berdenging dalam agama Islam. Bila orang beragama Islam mengalami kejadian ini bermakna bahwa nama kita tengah dipanggil oleh baginda Nabi Muhammad SAW dalam sebuah perkumpulan tertinggi disurga yang dikenal dengan malail a’laa. Hal ini berdasarkan sebuah kitab hadist ‘AZIZI ‘ALA JAMI’USH SHAGHIR’ dalam kitab tersebut Imam Nawawi berkata : “Sesungguhnya telinga itu berdengung hanya ketika datang berita baik ke ruh. Bahwa Sayyidina Rasulullah SAW telah menyebutkan orang (pemilik telinga yang berdengung) tersebut dengan kebaikan di al mala’al a’la (majlis tertinggi) dialam ruh. Dan jika mengalaminya kita disarankan untuk bershalawat mengingat Nabi Agung Muhammad SAW dengan mengucapkan “DZAKARALLOHU MAN DZAKARONI BIKHOIR” artinya Allah ta’ala akan mengingat yang mengingatku dengan kebaikan. Hadist ini diriwayatkan oleh makarim al-akhlaq, al-uqaili dalam al-Maudhu’at, dari jalur Muhammad bin Ubaidillah dari Ma’mar dari bapaknya.

Tetapi berdasarkan arti telinga berdengung menurut agama Islam tersebut masih diragukan keabsahannya. Mengapa? Karena perawi dari hadist tersebut diragukan keabsahan hadistnya. Dimana dalam agama Islam, seorang perawi harus benar benar memiliki ingatan yang sangat baik dan tidak memiliki keraguan dalam hadist yang disebutkan. Meskipun demikian kita sebagai umat muslim yang beriman, sebaiknya tetap bershalawat untuk Nabi Agung Muhammad SAW. Terlepas dari misteri telinga berdenging dalam Islam ini kita serahkan segalanya kepada Allah ta’ala, lagipula tidak ada salahnya jika kita bershalawat kepada Rasul. Kita juga akan mendapat pahala dan berharap mendapatkan syafaat Nabi ketika di hari akhir nanti. Jadi walaupun tidak memiliki dasar hadist yang kuat, bershalawat mengingat Rasul adalah hal yang baik dan bermanfaat.

Telinga Berdenging Menurut Medis

Ternyata makna dari telinga berdengung tersebut memiliki penjelasan dalam dunia medis. Telinga berdenging menurut medis merupakan sebuah kondisi medis yang dikenal dengan sebutan tinnitus. Tinnitus ini dapat terjadi jika terdengar suara abnormal yang berasal dari dalam telinga, dan terdengar seperti siulan, suara berdengung atau suara berisik. Gejala medis tersebut dibagi menjadi dua yakni obyektif dan subjektif. Tinnitus subjektif merupakan kondisi yang bisa dipicu oleh masalah pada telinga luar, dalam atau tengah dan hanya dapat didengar oleh anda saja.Tetapi bila telinga berdenging tersebut dapat didengar oleh dokter, maka tergolong tinnitus objektif yang langka. Kondisi ini dipicu oleh masalah pembuluh darah, kondisi tulang telinga dalam, atau kontraksi otot. Penyebab tinnitus itu sendiri terbagi menjadi dua, yakni penyebab ringan dan juga penyebab berat.

Untuk penyebab ringan dapat disebabkan karena mendengar suara yang sangat keras, efek samping sebuah obat, kekurangan zat besi, infeksi telinga, kurang bersihnya telinga sehingga banyak kotoran menumpuk didalam telinga, cemas atau stress, penurunan daya pendengaran hingga postur tubuh dapat mempengaruhinya. Sedangkan penyebab serius dari telinga berdengung ini dapat disebabkan karena adanya tumor di kepala atau leher, tekanan darah tinggi, penyempitan pembuluh darah, tekanan pada bagian dalam telinga, hingga tumor jinak yang berjalan dari otak ketelinga. Jika telinga kalian berdengung dalam waktu yang cukup lama kalian bisa melakukan relaksasi mendengarkan bunyi yang merilekskan dan meringankan stress serta menghindari ruangan hening. Atau kalian dapat mengkonsumsi obat antidepresi jika telinga berdengung yang kalian alami berdasarkan sebab stress dan depresi. Bila belum juga berhasil jalan keluar yang terbaik adalah memeriksakan telinga kalian ke dokter THT.

Bagaimana sekarang, kalian sudah tahu bukan misteri arti telinga berdenging tersebut. Terlepas makna berdasarkan primbon, agama islam ataupun medis memiliki makna yang berbeda. Semua bergantung pada kalian akan mempercayai makna yang mana. Semoga dapat menambah informasi bagi kalian dan bermanfaat, terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *